Rindu Jogja

Sudah kurang lebih tiga bulan ini saya meninggalkan Jogja. Decak kerinduan membuncah. Kerinduan terhadap kota dengan semesta suasananya. Rindu dengan angkringan, titik nol, taman budaya, kampus (ugm), semesta kopi, dan tentu 302 (jalan kh ahmad dahlan). Sejak kuliah, saya memang jarang pulang ke kampung, lebaran sekali pun. Betah saja dengan suasana Jogja. Sampai saat ini. Dan tiba-tiba rindu itu datang mengusikku.

Continue reading “Rindu Jogja”