Korupsi Masuk Desa

Dalam satu penggalan cerita di novel “Lumpur”, Yazid R. Passandre, penulis buku itu menggambarkan satu sisi dari korupsi yang acap kali terjadi di desa. Lewat ceritanya, Passandre melukiskan bagaimana Suro, Kepala Desa Renokenongo melakukan permufakatan jahat dengan hulu balang perusahaan dalam negosiasi tanah milik warga Desa.

Bahkan di scane cerita itu, Suro – si Kepala Desa – menunda penyaluran beasiswa yang menjadi hak korban. Hingga kemudian, Tanur, anak dari Daya, janda yang rumah dan tanahnya menjadi korban lumpur mengikuti lomba layang-layang dan menuliskan “anti korupsi” dalam layangan yang dimainkan oleh anak-anak itu. Suro kemudian murka dan memenjarakan Tanur melalui suatu fitnah.

Continue reading “Korupsi Masuk Desa”