Dari Insist hingga Papeda Ambon

Terik mentari Desember seolah mencapai kulminasi. Suasana Jogja panas bangat. Di sebuah kamar kontrakan pada barisan rumah penduduk yang padat, kami berempat duduk menikmati kopi. Di utara kontrakan, rumah sakit Ludira Husada berdiri gagah. Juga sebuah sekolah Katolik. Di selatannya berjejar makam sebagai pertanda bahwa kontrakan itu diapit oleh kuburan dan rumah sakit. Betapa mengerikannya kontrakan ini. Itulah mengapa, tidak banyak mahasiswi yang mau ngontrak dekat-dekat kawasan ini. He..he……

Continue reading “Dari Insist hingga Papeda Ambon”