Tongkronganku di Jogja

Salah satu caraku meluapkan rasa kangen dengan kota Jogja adalah melalui catatan ini. Meskipun bukan orang asli Jogja, tetapi tinggal dan sekolah cukup lama di kota itu. 8 (delapan) tahun coy menikmati air kehidupan di Negerinya Sultan Hamengkubuwono ini. Waktu yang cukup lama untuk ukuran mahasiswa.

Selama delapan tahun itu aku pindah-pindah kost. Saat pertama kali tiba di Jogja saya tinggal di sekretariat organisasi di mana saya berkecimpun. Dua tahun saya tinggal di sana. Lalu pindah ke jalan H. Agus Salim – samping SD Muhammadiyah – juga dua tahun. Dari agus salim pindah ke kuncen (50 meter ke arah selatan Masjid Kuncen). Di kawasan ini saya tinggal cukup lama meskipun sempat pindah dua kali tetapi tetap di kawasan yang sama. Dulu adalah bekas kost-kost mahasiswa UMY kampus lama. Jadi harga cukup terjangkau. Apalagi kami berkawan (5 orang).

Continue reading “Tongkronganku di Jogja”

Tentang Buku

Saya teringat pada sebuah senja yang muram di bulan september 2006. Langit Jogja sore itu pekat. Jalan-jalan basah. Hujan baru saja datang menunaikan tugasnya. Dan tatkala reda, jalanan menjadi lengan. Hanya ada kawanan anak-anak muda yang sedang naik motor bergerak ke Wanitatama. Wanitatama bagi mahasiswa yang kuliah di Jogja seringkali berhubungan dengan pameran buku. Dan sore itu kami semua menemuinya. 

Continue reading “Tentang Buku”