Catatan Perjalanan Ke Malang (Part 1)

Rabu siang usai sholat dzuhur, akhir Januari, saya melangkah menuju shalter trans jogja siang itu. Jogja baru saja di guyur hujan. Tapi suasananya cukup terik. Memang akhir-akhir ini cuaca kadang tidak menentu. Ini ada kaitannya dengan global warming yang melanda belahan dunia.

Suasana terminal Giwangan, Yogya cukup ramai. “Surabaya … Surabaya …, Semarang … Semarang …”. Teriak kernek bus. “Tidak pak” jawabku. Saya biasanya malas dengan tawaran-tawaran seperti itu. “Ya mungkin saja mereka calo” pikirku dalam hati. Saya amat trauma dengan pengalaman disuatu waktu di Surabaya.

Continue reading “Catatan Perjalanan Ke Malang (Part 1)”