#BukuUntukAnakPulau

Membaca buku bagus
Seperti bercakap-cakap dengan orang hebat
Dari abad-abad terdahulu
[Rene Descartes, 1617]

Bagaimana cerita lahirnya program #BukuUntukAnakPulau ini?

Jujur ini pengalaman pribadi di tahun 1989 hingga awal 90-an. Aku sekolah SD di Pulau Bonerate, Kepulauan Selayar. Perpustakaannya, ya ampun hanya ada bacaan keluarga Budi. Ibu Budi, Bapak Budi, dan Adik Budi. Maka setelah balik dari Jawa tahun 2013, dua tiga kali berkunjung ke pulau-pulau itu menjalankan tugas kantor. Berinteraksi dari dekat dengan keseharian anak-anak itu.

Continue reading “#BukuUntukAnakPulau”

Dive di Ngapaloka, Selayar

Pagi itu cerah sekali. Mobil yang kami tumpangi meraung-raung. Menanjak sisi-sisi bukit Desa Patilereng yang terjal. Dengan lebar jalan yang hanya cocok untuk satu kendaraan roda empat. Jalan masih basah. Sementara dari arah timur, sang surya merangkak naik. Memancarkan cahaya. Memberi kehidupan bagi semesta alam.

Continue reading “Dive di Ngapaloka, Selayar”

Tanah lotnya Selayar

Sejenak kalau diperhatikan, ini mirip dengan tanah lot di Bali, tapi tempat ini terletak di Pulau Selayar, Sulsel. Disekitar tempat ini ada reasort; kalau mau belajar snorkling disini ada. Bisa diakses dari Makassar. Naik pesawat kurang lebih 40 menit dari Makassar atau naik kapal fery dari Tanjung Bira, ditempuh 2 jam. Makassar – Bira kurang lebih 4-5 jam naik panther.

Baloyya Beach, Selayar, Sulawesi Selatan
Baloyya Beach, Selayar, Sulawesi Selatan
Continue reading “Tanah lotnya Selayar”

Jeruk Selayar Diambang Kepunahan

Tulisan Alin Liana – Mahasiswa S2 Biologi UGM, alumni SMA 1 Selayar – dengan tajuk “Konservasi Spesies Endemik” di website selayar online sangat menarik. Ia melakukan potret terhadap beberapa spesies endemik flora dan fauna di wilayah Wallace. Garis Wallace adalah sebuah garis hipotetis yang memisahkan wilayah geografi hewan Asia dan Australasia. Bagian barat dari garis ini berhubungan dengan spesies Asia; di timur kebanyakan berhubungan dengan spesies Australia. Garis ini dinamakan atas Alfred Russel Wallace, yang menyadari perbedaan yang jelas pada saat dia berkunjung ke Hindia Timur pada abad ke-19.

Continue reading “Jeruk Selayar Diambang Kepunahan”