Panduan Solo Travelling ala Backpacker ke Selayar

Sulawesi Selatan memiliki banyak pilihan destinasi wisata. Ada budaya, minat khusus dan bahari. Di sisi selatan Sulawesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Selayar merupakan salah satu pilihan yang asyik untuk wisata bahari. Kabupaten Kepulauan berpenghuni 134 280 (BPS, 2018) jiwa ini menawarkan banyak pilihan bagi para petualang yang menyukai religi, bahari, dan budaya.

Continue reading “Panduan Solo Travelling ala Backpacker ke Selayar”

Tips Wisata Ke Takabonerate

Hai tema-teman pencinta perjalanan. Izinkan kali ini saya berbagi tips dan trik. Tips tentang perjalanan ke destinasi, khususnya ke Taman Nasional Takabonerate (baca: TNTBR). Oh iya, bagi Anda yang belum pernah kesini tentu bertanya-tanya. Di mana sih TNTBR itu? bagaimana caranya bisa sampai disana? dan berapa budget?

Secara geografis, TNTBR itu terletak di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Posisinya persis di laut flores di sisi tenggara Pulau Selayar. Kalau buka maps, harus zoom dulu biar kelihatan pulau-pulau kecilnya.

Continue reading “Tips Wisata Ke Takabonerate”

5 Pantai Cantik di Kepulauan Selayar

Selayar atau Saliejer (Belanda) terletak di laut Flores. Perjalanan menuju Selayar bisa ditempuh melalui darat yaitu Bus – 6 hingga 7 jam – atau melalui penerbangan dari Makassar (35-40 menit) ke Bandar Udara Aroeppala di Padang, Selayar. Maskapai yang melayani penerbangan ke Selayar gaitu Garuda Indonesia (4 hari seminggu), Wings Air (setiap hari) dan TransNusa Air (setiap hari). Harganya kurang lebih antara 300K hingga 500K. Sedangkan bus – yg lebar dan mini bus – harganya 150K.

Continue reading “5 Pantai Cantik di Kepulauan Selayar”

Tips Bikin Pasport

Saya tidak tau mengapa di Bulan April itu saya pergi ke Imigrasi. Tapi yang ada dalam benak saya waktu itu ialah keinginan untuk berlibur setelah resign dari kantor. Tepatnya sih bukan resign, tetapi tidak lagi mendaftar untuk ikut seleksi.

Saya lalu menuju Jalan Sultan Alauddin, Makassar pagi itu. Dokumen yang saya bawa antara lain: (1) Kartu Tanda Penduduk (KTP), (2) Kartu Keluarga (KK), dan (3) Akta Kelahiran. Kemudian oleh petugas saya di minta mengisi form melalui platform online di www.imigrasi.go.id. Dari situ saya masuk ke layanan paspor online dan mengisi formulir yang ada.

Continue reading “Tips Bikin Pasport”

Dive Trip Sabang 2

Tiba di Kuala Namu kurang lebih pukul 10.45 (10/8/2016), sembari menunggu yang lain tiba saya mutar-mutar dulu, melihat interior bandara yang cantik lalu singgah ke outlet roti O untuk rehat sembari minum cappuccino. Sejurus kemudian ponsel berdering, si Wia menelpon.

“Hallo, ini Wia mas Mul” sapanya.

Continue reading “Dive Trip Sabang 2”

Dive Trip Sabang 1

Semuanya bermula saat Pak Jamil – Nadzrun Jamil – bercerita perihal karakteristik perairan Pulau Weh yang menawan. Perbincangan kami berlangsung di bulan Februari 2015 silam. Saat itu saya ambil lisensi kepenyelaman level advance PADI di Pantai Timur Selayar.

“Mul, kapan ada waktu ke Sabang, ayo lah? Keren lo diving di sana” ujar pak Jamil mengajakku dengan mimik wajah serius.

Continue reading “Dive Trip Sabang 1”

Lombok: Dari Ayam Taliwang hingga Sate Bulayak

Pesawat yang aku tumpangi akhirnya landing di Lombok International Air Port. Udara cerah. Terik matahari menyengat diluar cabin. Kuambil tas pakaian dan kamera yang aku simpan di bagasi saat naik dari Surabaya. Perlahan penumpang bergerak turun melalui pintu utama pesawat menuju ruang kedatangan.

Continue reading “Lombok: Dari Ayam Taliwang hingga Sate Bulayak”

Secangkir Kopi di Warkop Wajo

Langit Makassar lumayan terang sejak pagi. Sore itu saya bergerak ke kawasan Pengayoman. Cahaya lampu kota mulai menyala. Pertanda bahwa pergantian siang dan malam kini dimulai. Itu sunnatullah. Artinya ada siang pastilah ada malam. Demikian sebaliknya. Mobil dinas yang saya tumpangi mengantarku menyusuri jalan pengayoman. Saya minta diturunkan di sebuah jasa penjahitan pakaian. Saya memesan pakaian untuk kepentingan dinas kantor; sebuah jas.

Saya kirim pesan kepada seorang teman. Mengajaknya ngopi. “Ngopi yuk? saya lagi di jalan pengayoman, mau ke MP” begitu kira-kira sms yang saya kirim. Kebetulan sekali, sore itu saya mau beli kaos bola, Chelsea. Ia membalas. “Ok, saya masih di Smartfren, sedang antrian. Mungkin sejam lagi baru nyampe” balasnya dengan cepat.

Continue reading “Secangkir Kopi di Warkop Wajo”