Konsultant: Inilah Jalanku

This gallery contains 10 photos.

Saat masih SMP saya sering berkorespondensi dengan paman saya, seorang pengusaha kayu yang belakangan hari insaf dan banting stir untuk terjun di usaha perkebunan sawit dan lada di Ketapan, Kalimantan Barat. Korespondesi saya kadang kala tentang cita-cita kecil saya. Lewat surat itu saya menyampaikan cita-cita sederhana saya untuk menjadi seorang perawat.

Catatan Perjalanan ke Padang (2)

Senja mulai redup. Hingar bingar jalanan perlahan surut. Motor terus di pacu oleh asisten lapangan yang memboncengku entah ke arah mana. Saya tidak mengerti. Persis ketika metahari terbenam, membiaskan cahaya membuat suasana Kota Padang bercahaya dari balik kaki bukit. Motor yang kami kendarai mulai menanjak, perlahan saya melihat dari balik kaca mata minusku papan nama sebuah kampus tertulis Universitas Andalas. Ya Unand. Begitulah orang sering menyingkat nama kampus itu.

Continue reading

Hak Keperdataan Korban Merapi

Saya memiliki pengalaman yang indah dengan Merapi. Tahun 2006 yang lampau, saya pertama kali menginjakkan kaki di lereng gunung api paling aktif tersebut. Saya merasa nyaman dengan suasana gunung itu. Udara yang segar dan air yang dingin disertai semilir angin adalah suasana khas pegunungan yang sulit dijumpai di ekosistem lain. Continue reading

Kenapa Harus CO?

Salah satu yang menjadi obsesiku (tentu atas dasar kajian need assessment) dalam konteks pertanian ialah pentingnya kehadiran organizer dalam membangun jama’ah/organisasi tani. Tidak hanya dalam konteks pertanian, tapi pendekatan community organizer (CO) ini juga relevan dalam banyak konteks tentunya. Apakah pendidikan, hukum, dan lainnya.

Pangan Dipulau-Pulau Terluar

Berdasarkan Peraturan Presiden No. 78 Tahun 2005 yang ditanda tangani oleh Presiden, terdapat 92 pulau terluar yang membentang dari Sabang sampai Maraoke dan dari Miangas sampai Route.

Pulau-pulau tersebut memiliki dinamika sosial, ekonomi, budaya, dan politiknya sendiri.  Secara ekonomi, mereka umumnya hidup dari bekerja sebagai nelayan, ternak atau berkebun. Secara kuantitias, penduduk pulau-pulau kecil itu memang tidak banyak. Data departemen kelautan dan perikanan menyebutkan bahwa rata-rata pulau kecil terluar jumlah penduduknya antara 400 – 600 jiwa.

Continue reading